Thursday, May 19, 2011

Sahabat, Kalimatku Rancu(Puisi)

Sahabatku, Kalimatku Rancu
Sahabat kemana saja kau ?
Duniaku sekarang sangat ramai
Hingga tak ada pamlet-pamlet sepi dilorong-lorong waktu
Tahukah kau
Mati-matian aku melebur dilarutan ramai itu sahabatku
Tapi aku tak bisa larut
Aku mengendap
Ada satu molekul yang hilang
Hingga aku tak bisa berikatan
Ingatkah ?, molekul itu pernah kutitipkan padamu
Masihkah kau simpan ?

Sahabatku sedang apa kau sekarang ?
Disini lucu sekali
Tak bisakah kau kesini ?
Aku sedang tertawa
Aku sedang tertawa sahabatku, tapi . . .
Raut wajah kiri tak sudi diajak berbohong
Maukah kau membujuknya ?
Bukan untuk tawa palsu
Tapi mengajak hatiku tertawa.

Sahabatku, dimana tempat tepat kau berdiri ?
Bisakah kau pegangi aku ?
Disini riuh sekali
Aku tak sendiri
Banyak orang merangkulku
Tapi bisakah kau pegangi aku ?
Karena mereka cepat datang dan berlalu

Sahabatku, bisakah kau lebih dekat dengan ruhku
Memang. . .
Disini sangat terang, bahkan terlau terang
Banyak cahaya lampu disudut-sudut jalan
Tapi ada kegelapan yang tak bisa diterangi lampu Edison
Hanya lentera hati yang berfungsi
Bisakah kau bantu aku menyulutnya
Aku begitu takut dengan kegelapan jahanam

Sahabatku, apa kau sedang sibuk ?
Tengoklah sebentar tulisanku
Alamatnya ada di http:/lubukhati.blogspot.com
Ada kalimat yang rancu
Kalimat tanpa predikat.